2016年11月18日金曜日

Seminar saya di Universitas Takushoku, Tokyo 8 November 2016

Seminar ini telah dihadiri sebanyak 161 mahasiswa/wi Takushoku.
Foto ini diambil 5 menit sebelum dimulai seminarnya.


Di depan patung pendiri Univeritas Takushoku
Taro Katsura, 3 menit dari St. Myogadani,
kereta bawah tanah, jalur Marunouchi.
Selasa, 8 November 2016



Bagi para pembaca orang Indonesia mungkin agak susah dimengerti arti
bahasa Jepangnya tentang
kesan-kesan yang ditulis oleh para mahasiswa/wi.
Mudah-mudahan ada kesempatan dimana saya terjemahkannya
ke dalam bahasa Indonesia nanti.


Terima kasih atas perhatian Anda.
Katsujiro Ueno
Sekjen Perkumpulan Persahabatan Indonesia Tochigi/PPIT
18 November 2016












2016年11月8日火曜日

Laut Bercermin / The Mirror Never Lies




Film ini sedang tayang di bioskop "Hikari-Za" di kota Utsunomiya
hingga tanggal 25 bulan November ini.

Judulnya dalam
bahasa Indonesia: Laut Bercermin
Bahasa Inggris: The Mirror Never Lies
Bahasa Jepang: Kagami Wa Uso wo Tsukanai



Cerita filmnya bisa dilihat di tautan di bawah ini:

https://movie.co.id/laut-bercermin/


Film yang dibuat pada tahun 2011 ini pernah ditayangkan di Festival Film Internasional
di Tokyo, tetapi walaupun terlambat film buatan Indonesia ini sudah mulai diputar di
sebuah bioskop di kota Utsunomiya, Prefektur Tochigi. Pada hari Minggu yang lalu,
tanggal 6 November 2016 saya sempat menonton filmnya bersama isteri saya.
Senang sekali karena film Indonesia sudah mulai bisa kita tonton bukan di kota besar seperti Tokyo melainkan di kota kecil seperti Utsunomiya, Tochigi.

Kehidupan masyarakat Wakatobi, sebuah kabupaten di Sulawesi Tenggara di latar
belakang keindahan alam dapat kita ketahui melalui film ini. Sangat bagus ceritanya.

Terima kasih atas perhatiannya.
Katsujiro Ueno, Sekjen PPIT






2016年10月27日木曜日

Pekan membaca ke-70


Jika kita berbicara tentang musim gugur di Jepang,
langsung ingat tiga hal seperti berikut ini; yaitu

1. Musim gugur olahraga
2. Musim gugur nafsu makan
3. Musim gugur membaca

Pekan membaca tahun 2016 ini dimulai dari hari ini selama 2 minggu
yaitu  27 Oktober hingga 9 November mendatang.

Kita tahu di dunia ini jarang ada orang yang sudah sukses
dalam hidupnya tanpa membaca.

Anak-anak, ayo bacalah apa saja yang kausukai!
supaya membaca jadi kebiasaanmu!

Terima kasih atas perhatiannya.

Sekjen PPIT, Katsujiro Ueno


2016年10月17日月曜日

Danau Yunoko, Nikko dan jalan kaki Jalur Romantis Jepang

Pemandangan indah di Danau Yunoko, Yumoto Nikko (1)
15 Okober 2016


Pemandangan indah di Danau Yunoko, Yumoto Nikko (2)
15 Okober 2016


Jalan Romantis Jepang
Didukung cuaca cerah di musim gugur di Nikko, saya mulai
melakukan perjalan kaki yang merupakan salah satu hobi
saya menuju ke Kamata, desa Katashina, Pref. Gunma
sepanjang jalan sejauh 30 km.
Berangkat jam 8:30 pagi.


Luar biasa indahnya langit biru
dan udaranya segar sekali



Pemandangan danau Yonoko dari atas puncak Konsei
Kelihatan jelas gunung Nantai sebagai
gunung suci di Nikko

Perbatasan Pref. Tochigi dan Gunma
Sudah memasuki Desa Katashina


Menurut rencana semula, setelah saya tiba di Kamata, Desa
Katashina, kembali ke Yumoto dengan bus, tetapi
sudah tidak ada jadwal busnya yang menuju ke Yumoto.
Terpaksa saya lanjutkan perjalanan kaki menuju kota Numata,
Pref. Gunma yang masih berjarak 35 km lagi dari Katashina.


Akhirnya saya tiba di sebuah fasilitas penginapan Health Center di dekat
St. Numata, pada jam 12 tengah malam.
Jadi hari Sabtu tanggal 15 Oktober 2016 saya berhasil
menempuh jalan kaki sejauh 65 km dengan data
jumlah langkah 98.077 langkah dan waktu 15 jam 30 menit.
Saya sangat merasa bahagia karena masih bisa berjalan kaki
sejauh 65 km per hari.


Esokan paginya yaitu hari Minggu tanggal 16 Oktober 2016
di depan St. Numata, Pref. Gunma.
Panjang seluruhnya Jalur Romantis Jepang ini 320 km mulai
dari Nikko sampai ke kota Ueda, Pref. Nagano.
Saya yakin bisa mencapai goal selambatnya 3 tahun ke depan.

Terima kasih atas perhatian Anda.
Katsujiro Ueno
Sekjen Perkumpulan Persahabatan Indonesia Tochigi
17 Oktober 2016
































2016年10月12日水曜日

Beberapa foto saya pada tahun 1964



Kamera 16mm inilah saya pakai saat mengambil video peristiwa itu.
Foto ini diambil di Jepang pada liburan tahun baru 1964
di dekat Kuil Ise Jingu, Prefektur Mie, Jepang


Di Hotel Transera, Jakarta pada Agustus 1964

Di depan Patung Pembebasan Irian Barat, Lapangan Banteng
Tahun 1964


Peristiwa bersejarah di Jakarta pada 30/9 1965
Ciri khasnya video ini berwarna.

Terima kasih atas perhatian Anda.
Katsujiro Ueno
Sekjen Perkumpulan Persahabatan Indonesia Tochigi









2016年9月28日水曜日

Video berwarna Iring-iringan pemakaman para jenderal korban G30S

Video ini dapat dilihat di situs facebook saya di bawah ini;


https://www.facebook.com/katsujiro.ueno


Terima kasih sebelumnya.

                                    Katsujiro Ueno
Sekjen PPIT / Perkumpulan Persahabatan Indonesia Tochigi


2016年9月24日土曜日

Kata-kata bijak kehidupan Ieyasu Tokugawa

Ieyasu Tokugawa (31 Januari 1543 - 1 Juni 1616)
Pendiri dan Shogun Pertama Keshogunan Tokugawa
yang berlangsung lebih dari 250 tahun.

Ieyasu Tokugawa berhasil menyatukan Jepang pada 1603.
Jasadnya diabadikan di dalam sebuah kuil kecil di Toshogu, Nikko,
Tochigi, dan juga diabadikan sebagai Dewa penjaga Jepang.


Berikut adalah kata-kata mutiaranya yang sangat terkenal di Jepang


1. Perjalanan hidup manusia adalah sebuah perjalanan yang jauh.
   Tidak perlu tergesa-gesa.
   (ひとのいっしょうはおもにをおうてとおきみちをゆくがごとし。いそぐべからず)

2. Celaan kepada diri sendiri, bukan kepada orang lain.
    (おのれをせめてひとをせむるな)

3. Tidak akan merasa kurang jika terbiasa dengan ketidaknyamanan.
    (ふじゅうをつねとおもえばふそくなし)

                                         Terima kasih atas perhatian Anda.
                                              Katsujiro Ueno, Sekjen PPIT
                                                      24 September 2016









Perjalanan hidup manusia adalah sebuah perjalanan yang jauh. Tidak perlu tergesa-gesa.