2017年7月17日月曜日

Ninomiya Kinjiro alias Ninomiya Sontoku

(4 September 1787 s/d 17 November 1856)

Foto ini diambil di sebuah Michi no Eki atau
stasiun peristirahatan di pinggir jalan,
kota Ninomiya yang sangat erat
hubungannya dengan beliau di Pref. Tochigi.

Seorang anak sedang membaca buku sambil
membawa beban kayu bakar di punggungnya.
Patung ini dapat kita lihat di seluruh Jepang
khususnya di halaman SD.

Dia dianggap symbol orang rajin belajar.
Kita sudah tahu bahwa membaca
adalah suatu hal yang sangat penting
dalam hidup kita.

Tinggal kita melaksanakannya, bukan?

Terima kasih atas perhatian Anda.
Katsujiro Ueno, Sekjen PPIT
17 Juli 2017, Hari Laut di Jepang










2017年7月11日火曜日

Merayakan HUT PPIT ke-36

Pukul 11:00 siang Minggu 9 Juli 2017
Kita berkumpul di depan restoran India, Utsunomiya

Makan siang di Restoran India, Shangri-La Moti

Sdr. Rezal sedang asyik makan


Tayang film November 1828
Durasi 2 jam 20 menit
Seluruh peserta acara ini baik peserta Jepang
maupun Indonesia baru pertama kali sempat
menonton film Indonesia yang diproduksi
pada tahun 1979 dan disutradaeai oleh
Teguh Karya.


foto bersama setelah pemutaran film dan
sebelum dimulai latihan tarian poco-poco

Takako Watanabe, Instruktur tarian Poco-poco
membimbing cara menari Poco-Poco.
Terima kasih banyak, Watanabe san

Peserta acara sedang menikmati tarian Poco-poco.


Saya selaku sekjen PPIT mengucapkan
terima kasih atas kehadiran anda semua.
Marilah kita ingat terus sebuah
ungkapan mutiara, yaitu
"Dimana ada kemauan ada jalannya".

Salam
Katsujiro Ueno
11 Juli 2017


2017年7月9日日曜日

HUT PPIT Ke-36

Terima kasih atas kehadiran Anda.

Mbak Takako Watanabe membimbing cara menari
Poco-Poco


Terima kasih atas responnya.

Mudah-muhahan pemutaran film "November 1828"
yang Anda sempat menonton hari ini dapat
diceritakan sampai ke cucu-cucu Anda
setelah kembali ke tanah air Anda.

Sekali lagi ucapan terima kasih kami sampaikan.

Salam
Katsujiro Ueno, Sekjen PPIT
9 Juli 2017




2017年7月8日土曜日

Acara HUT PPIT Ke-36, besok di Utsunomiya

Perjumpaan saya dengan Bapak Presiden Pertama Indonesia,
proklamtor kemerdekaan RI, Ir. Soekarno pada tahun 1959
di Kediaman Duta Besar RI di Tokyo waktu saya berusia
20 tahun merupakan sebuah kesempatan yang telah
membawa perubahan besar dalam hidup saya,
khususnya dalam hal hubungan persahabatan
Indonesia dan Tochigi.

Semangat saya untuk mempererat hubungan
persahabatan antara kedua bangsa
tidak kehabisan api hingga sekarang.

Hal itu dapat dibuktikan bahwa tahun ini
Perkumpulan Persahabatan Indonesia Tochigi/PPIT
telah menjelang/menyambut HUT ke-36.

Coba bayangkan, lamanya 36 tahun !

Saya diberi amanat /pesan oleh beliau pada waktu itu,
yaitu "Jadilah orang Jepang yang menjembatani
hubungan persahabatan antara kedua negara".

Masih banyak hal-hal yang harus saya lakukan
demi kepentingan meningkatkan saling
pengertian dan saling menghormati
lintas budaya antara kedua negara.

Tanpa dukungan dari para anggota PPIT itu sendiri
maupun teman-teman dari Indonesia baik Indonesia
maupun di Jepang selama 36 tahun ini
tak mungkin kita bisa menyambut Hari Jadinya
PPIT ke 36 kali ini.

Untuk itu, saya ucapkan terima kasih
sebesar-besarnya kepada Anda semua.




Katsujiro Ueno, Sekjen PPIT
8 Juli 2017








2017年7月7日金曜日

Tinggal dua hari lagi, HUT PPIT ke-36

Acara HUT PPIT ke-36 akan dimulai dengan
pemutaran film ini, tepatnya pukul 1:00 siang
Hari Minggu, 9 Juli 2017.


Seusai pemutaran film tersebut, acara dilanjutkan dengan
latihantarian Poco-Poco yang dipimpin oleh
Mbak Takako Watanabe, anggota PPIT.

Biaya tidak dipungut(gratis),
Ayo bergabung bersama kami di hotel
Concere, kota Utsunomiya, Tochigi.
Nomor telepon Concere: 028-624-1417

Atas perhatian Anda, saya ucapkan terima kasih.

Katsujiro Ueno, Sekjen PPIT
7 Juli 2017





2017年6月18日日曜日

Panen mentimun perdana

Hari ini Minggu tanggal 18 Juni 2017, tepatnya pukul 07:00
waktu Jepang, saya memetik hasil panen pertamanya
mentimun di halaman rumah saya.

4 Mei 2017, sebelum bibit mentimun ditanam

4 Juni 2017, dua bulan setelah bibitnya ditanam.
Selain dari mentimun, tomat yang berbuah kecil
dan terong juga ditanam.