2017年3月20日月曜日

ATM khusus untuk membaca buku

Buku tabungan untuk membaca buku
di perpustakaan Konosu, Pref. Saitama
Kemarin, Minggu 19 Maret 2017 saya sempat
ke perpustakaan tersebut untuk melihat
langsung ATM khusus untuk membaca buku
bagi para siswa-siswi SD dan SMP khususnya.

Minat membaca mereka dapat ditingkatkan dengan
menggunakan buku tabungan baca buku.

Inilah ATM untuk membaca buku
di perpustakaan Konosu, Saitama

Buku-buku apa saja yang pernah dibacanya
dapat dilihat di buku tabungan membaca ini.
Kebiasaan membaca dapat dipupuk dengan
memiliki buku tabungan ini.


Suara pembaca koran Mainichi ttgl. 12 Maret 2017
Kenapa saya harus ke perpustakaan Konosu, Saitama?
Karena ATM seperti ini belum ada satu pun di
pref. Tochigi. Hal itu berarti pula kepala daerah
pemkot Konosu, Saitama itu punya keyakinan
tersendiri agar anak-anak SD dan SMP di kotanya
mendarah-dagingkan kebiasaan membaca
dengan memanfaatkan ATM Baca Buku.

Diharapkan juga agar ATM seperti ini
dipasang/ditempatka di Indonesia suatu saat nanti.
Kesemuanya tergantung pada keputusan
para pimpinan daerahnya. Semoga .....!

Terima kasih atas perhatian Anda.

Katsujiro Ueno, Sekjen PPIT
20 Maret 2017











2017年3月14日火曜日

Sebuah film Jepang "Cheer Dance"




Poster film di sebuah bioskop Movix Utsunomiya
12 Maret 2017

Sebuah film berjudul "Cheer Dance" telah diadakan
pemutaran perdananya sejak 11 Maret 2017 di
se-Jepang itu sangat mengesankan.

Klub "Cheer Dance" dari sebuah SMK Niaga,
Prefektur Fukui, Jepang berhasil menjadi
juara di All American Cheerdance Championship .

Hari ini 14 Maret 2017 saya sempat membaca sebuah
berita "SMK Niaga Fukui" tersebut telah memenangkan
pertandingannya di AS selama 5 tahun
berturut-turut. Sungguh hebat....!!

Menurut cerita filmnya, saat mereka menghadapi
kesulitan, seluruh anggota klubnya mulai
menulis "Buku Harian" yang difokuskan temanya,
"Apa yang harus kita lakukan untuk mencapai
tujuan kita yaitu "Juara di AS".

Hal itu berlaku juga buat kita semua, bukan?

Coba buka situs web film ini berikut ini;

http://cheerdance-movie.jp/


Katsujiro Ueno,  Sekjen PPIT
14 Maret 2017


2017年3月9日木曜日

Terima kasih, Bapak Syafril dan Bapak Wilson

Hampir tiga bulan telah berlalu setelah kita bertemu
di Gedung Guru, Pekanbaru pada pertengahan
bulan Desember 2016.

Atas segala bantuan yang telah diberikan selama saya
di Sumatera Barat, saya ucapkan terima kasih.

Sampai jumpa lagi, dan sekali lagi terima kasih.
Salam hangat dari

Katsujiro Ueno, Sekjen
Perkumpulan Persahabatan Indonesia Tochigi/PPIT
9 Maret 2017





2017年3月8日水曜日

Belajar Dangdut

Foto ini diambil 20 tahun yang lalu ketika PPIT mengadakan
acara latihan Dangdut di kota Utsunomiya, Tochigi.

Para trainee NIssan termasuk Sdr. Mohamad Syafruddin
sedang asyik berjoget dangdut.  Apakah Syafruddin san
masih ingat acara "belajar Dangdut" tersebut?

Terima kasih atas perhatian Anda.
Salam
Katsujiro Ueno, Sekejn PPIT
Perkumpulan Persahabatan Indonesia Tochigi
8 Maret 2017


2017年3月7日火曜日

Kenang-kenangan dari mantan trainee praktek





Sebuah oleh-oleh "Kakejiku" atau "Gulungan Gambar Gantungan"
berciri khas Jepang yang diberikan oleh mantan trainee
praktek PT. Kiyokuni Japan, tepatnya tim angkatan
Sdr. Andik Robet yang sudah kembali ke tanah
airnya pada tanggal 27 Februari yang lalu.

Ucapan terima kasih saya sampaikan.
Mudah-mudahan kita bisa bertemu kembali
baik di Indonesia maupun di Jepang
suatu saat nanti.

Salam hangat dari negeri Sakura.

Katsujiro Ueno
Sekjen PPIT /
Perkumpulan Persahabatan Indonesia Tochigi
7 Maret 2017





2017年2月12日日曜日

Menikmati jalan kaki sejauh 29 km








Hari ini, hari Minggu tanggal 12 Februari 2017 didukung cuaca baik.
Saya berangkat dari pintu keluar Timur st. Oyama pada pukul 09.30 dan
tiba di rumah 16.20, dengan kata lain selama 7 jam saya berjalan kaki jarak
jauh sejauh 29 km yang jatuh pada k.l. 4 km lebih sedikit per jam.

Saya sungguh-sungguh menikmati olahraga jalan kaki jarak jauh hari ini.



2017年2月3日金曜日

Kursus di SMK Kansai, 14/12/2016

Pintu masuk SMK Kansai, Pekanbaru, Riau


"Peningkatan Pendidikan Modal Sejak Dini"
Disiarkan oleh Warta Riau, Pekanbaru, Riau



Para siswi SMK Kansai sedang asyik mendengarkan penjelasan
pembicara, Katsujiro Ueno dari Jepang


Seorang siswi bernama INA Sedang diwawancarai wartawa TV


Hal-hal yang tidak boleh, Tetap tidak boleh
(Dame na kota wa Dame)
 
                           1. Jangan berbohong.
                           1. Jangan memukul teman sekolah.
                           1. Jangan mencuri barang milik orang lain.
                           1. Jangan mengganggu orang lain.
                           1. Jangan menjelekkan orang lain.
                           1. Jangan mencari kesalahan atau kejelekan orang lain.

                        Kesemuanya merupakan prinsip dasar dalam pendidikan moral
                        di Jepang, khusunya bagi anak-anak SD kelas 1 dan 2.

                        Sekali lagi, Mari kita bersuara bersama "Dame na koto wa Dame"!.

Terima kasih dan sampai jumpa lagi.
Katsujiro Ueno
Sekjen Perkumpulan Persahabatan Indonesia Tochigi / PPIT
2 Februari 2017