2017年2月12日日曜日

Menikmati jalan kaki sejauh 29 km








Hari ini, hari Minggu tanggal 12 Februari 2017 didukung cuaca baik.
Saya berangkat dari pintu keluar Timur st. Oyama pada pukul 09.30 dan
tiba di rumah 16.20, dengan kata lain selama 7 jam saya berjalan kaki jarak
jauh sejauh 29 km yang jatuh pada k.l. 4 km lebih sedikit per jam.

Saya sungguh-sungguh menikmati olahraga jalan kaki jarak jauh hari ini.



2017年2月3日金曜日

Kursus di SMK Kansai, 14/12/2016

Pintu masuk SMK Kansai, Pekanbaru, Riau


"Peningkatan Pendidikan Modal Sejak Dini"
Disiarkan oleh Warta Riau, Pekanbaru, Riau



Para siswi SMK Kansai sedang asyik mendengarkan penjelasan
pembicara, Katsujiro Ueno dari Jepang


Seorang siswi bernama INA Sedang diwawancarai wartawa TV


Hal-hal yang tidak boleh, Tetap tidak boleh
(Dame na kota wa Dame)
 
                           1. Jangan berbohong.
                           1. Jangan memukul teman sekolah.
                           1. Jangan mencuri barang milik orang lain.
                           1. Jangan mengganggu orang lain.
                           1. Jangan menjelekkan orang lain.
                           1. Jangan mencari kesalahan atau kejelekan orang lain.

                        Kesemuanya merupakan prinsip dasar dalam pendidikan moral
                        di Jepang, khusunya bagi anak-anak SD kelas 1 dan 2.

                        Sekali lagi, Mari kita bersuara bersama "Dame na koto wa Dame"!.

Terima kasih dan sampai jumpa lagi.
Katsujiro Ueno
Sekjen Perkumpulan Persahabatan Indonesia Tochigi / PPIT
2 Februari 2017




2017年1月3日火曜日

Selamat Tinggal 2016, Selamat Datang 2017

Diambil dari pesawat Garuda saat saya menunju ke Jakarta
pada tanggal 11 Desember 2016.
Indah sekali pemandangannya.


Ikan kakap yang diberikan oleh Bpk. Osamu Takagawa sebagai
hadiah akhir tahun. Terima kasih banyak, Takagawa-san.


Ikan kakap tersebut dibersihkan menjadi Sashimi.
Enak sekali !! Hidangan mewah untuk malam tahun baru.


Sisanya digunakan sebagai bahan makanan untuk masakan
panci atau Nabe Ryori.


Kagami Mochi yang artinya Kue dari beras yang berbentuk
cermin. Upacara peletakan Kagami Mochi ini sangat
terkenal di Jepang sehingga setiap tahun disiarkan TV NHK.
Beratnya k.l. 700 kg.
Menjelang tahun baru saya bersama isteri membiasakan diri
berkujung ke kuil Yasuzumi ini yang berlokasi di Takanezawa,
Tochig. Jaraknya 30 menit dengan mobil dari rumah saya.


Kangaekata atau Pola Berpikir
Hidup kita bisa berubah total tergantung
pada bagaimana pola pikir kita sendiri.
Jika kita ingin menjalani hidup dengan senang
mulai dari besok, marilah kita terus bermimpi,
terus berharap dan terus juga berusaha.

Tulisan ini saya temukan saat saya dan isteri saya
ikut tur wisata bus ke Yamanagi dekat gunung Fuji
pada tanggal 2 Januari 2017.


Sa, Minasan kotoshi mo Ganbari Masho !!

Katsujiro Ueno,
Sekjen Perkumpulan Persahabatan Indonesia Tochigi / PPIT
3 Januaru 2017






2016年12月22日木曜日

Di Universitas Muhammadiyah, 16-12-2016





Universitas Muhammadiyah, Padang Panjang, Sumatera Barat


Di ruang kelas Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Semua yang hadir di sini adalah para calon guru.
Saya dengar bahwa kebanyakannya akan menjadi guru SMP.
Mudah-mudahan kesemuanya jadi berstatus PNS nanti.

Mereka sangat tertarik dengan metode pembelajaran tentang
moral ala Jepang baik di tingkat TK maupun di SD.



Kesan-kesan mahasiswa/wi Universitas Muhammadiyah tentang
seminar pendidikan kali ini adalah sbb;



Seminar ini sangat bermanfaat bagi kita dan bisa memberikan semangat.
(1)


(2)

(3)


Sangat menyesal sekali waktunya seminar saya ini tidak cukup
sehingga materi tidak sampai pada akhirnya.
Mudah-mudahan ada lain kesempatannya.
Terima kasih atas perhatian Anda.


Katsujiro Ueno
Sekjen Perkumpulan Persahabatan Indonesia Tochigi / PPIT



Di Gedung Guru, Pekanbaru 15-12-2016


Bersama Bapak Syahril, ketua PGRI Riau
di Gedung Guru, Pekanbaru


Para guru yang terpilih dari kota Pekanbaru
Sebelum dimuilai seminar, ruangannya sudah penuh hingga
banyak peserta terpaksa duduk di luar pintu masuk.
Katanya lebih dari 400 orang telah mengikuti seminar.

Sebelah kiri dari arah depan ruangan

Sebelah kanan dari arah depan ruangan

Sebelum mulai acara seminar, kopiah diberikan oleh
Bapak Shafril. Ukuran kopiah ini 9.

Pendidikan anak di Tempat Penitipan Anak Isakida,
Prefektur Kagoshima (1)

(2)

(3)


(4)

Saya sebagai pembicara utama di seminar ini memberikan
keterangan tentang "Pendidikan Moral di tingkat SD di Jepang"

Bapak Shafril, Ketua PGRI Riau (kiri)
Bapak Wilson Lalengke, Ketua umum PPWI (tengah)
dan saya (kanan)


Seusai seminar foto bersama para pimpinan PGRI Riau

Bapak Shafril sebagai kandidat wakikota Pekanbaru
dikelilingi banyak kameraman


Kesan seminar oleh peserta (1)


(2)


(3)


Masih banyak yang seharusnya dimuat di sini, tetapi untuk sementara
saya kira cukup sampai di sini dulu.

Atas segala perhatian Anda, saya ucapkan terima kasih.
Sampai ketemu di lain kesempatan ya.

Katsujiro Ueno
Sekjen Perkumpulan Persahabatan Indonesia Tochigi / PPIT


Di SMK Kansai, Pekanbaru 14-12-2016

Siswa-Siswi Kelas Bahasa Jepang, SMK Kansai, Pekanbaru


Sambutan hangat oleh seluruh siswa-siswi SMK Kansai
Masih banyak di sebelah kanan


Pemenang hadiah kaos oblong "Ueno bersama Bungkarno"


Pemenang hadiah "Buku Harian 10 Tahun"

Sedang menulis kesan-kesan seminar saya, Katsujiro Ueno







Demikianlah kesan-kesan yang diperolehnya setelah mengikuti
seminar Morivasi by Ueno Katsujiro
dengan judul
Pendidikan Moral Anak Ala Jepang
1. Pendidikan Anak TK, Pref. Kagoshima, Jepang
2. Pendidikan Moral di tingkat SD di Jepang


Terima kasih atas kehadirannya dan sampai jumpa lagi.

Katsujiro Ueno
Sekjen Perkumpulan Persahabatan Indonesia Tochigi / PPIT